Apa itu Quantum Learning? - Edukasi Penuh Warna

Senin, 24 November 2014

Apa itu Quantum Learning?

Guru (jawa: Digugu lan Ditiru) merupakan salah satu komponen utama dalam dunia pendidikan yang memiliki fungsi dan peran untuk MENDIDIK serta MENGAJAR, sehingga nantinya seorang Guru diharapkan mampu menjadi tauladan bagi anak didiknya. Pada perkembangan di dunia pendidikan saat ini, kurikulum pendidikan menggunakan Kurikulum 2013 (K13) yang merupakan kurikulum yang dibentuk oleh Muhammad Nuh (Menteri Pendidikan Nasional pada waktu pemerintahan presiden SBY) yang diharapkan mampu menyaingi terhadap perkembangan pendidikan untuk menghadapi permasalahan ke depan dalam era Globalisasi. Menurut saya sendiri K13 yang katanya merupakan Kurikulum pengembangan dari kurikulum sebelumnya (KTSP) memang kurikulum yang memiliki aspek menyeluruh untuk memperhatikan perkembangan anak didik, tidak hanya aspek penilaian Pengetahuan saja, tetapi juga aspek penilaian Sikap & Keterampilan. Hal ini menyebabkan Guru menjadi seorang yang harus benar-benar mendidik dan mengajar secara penuh hati dan ikhlas. Tentunya, tidak semua orang/guru yang sependapat dengan saya, masih banyak hal lagi yang mungkin barangkali bisa menimbulkan banyak pembicaraan di forum-forum atau di media lainnya. Guru yang dulu memiliki semboyah "Pahlawan tanpa tanda jasa" sekarang sepertinya mulai luntur. Nasib Guru (utamanya PNS) sudah menjadi salah satu point yang dipertimbangan dalam suksesnya pendidikan di Negara kita, tetapi tidak semuanya berfikir demikian. Guru yang tadinya sudah mendapatkan imbalan yang sesuai, kadangkala kinerja dalam mengajar dan mendidik anak didiknya tidak sepenuh hati (tidak sesuai dengan imbalan yang dikasih) tentunya tidak semua guru. Tetapi miris sekali hal tersebut.

Kalau-lah kita mau sedikit membuka pikirian (berfikir) dari pengalaman (perubahan masa lalu) tentulah Kurikulum kita selalu ada perubahan, baik itu yang namanya pengembangan, penyesuaian atau apapun itu. Tetapi perlu dipahami, guru yang mengajar dan mendidik siswa yang bagaimana sih yang dapat menjadikan siswa ini menemukan jati dirinya sendiri? bukan malah dituntut ini dan itu? yang ujungnya bukan malah memberikan semangat untuk mencapai cita-cita? tetapi malah dibebani dengan materi2 yang kadangkala menjadikan anak didik tambah stress, Coba teman-teman guru, atau rekan seperjuangan renungkan?. Kita ini Guru yang tentunya mendapat Gaji (imbalah), ya... walaupun kadang tidak seberapa, tetapi coba misalkan Kita mengajar dengan setulus hati benar-benar ingin menjadikan anak didik kita menjadi seseorang (menggapai cita-citanya), dan Dia mengamalkan ilmunya!!, sungguh luar biasa amalan yang nanti kita bawa waktu kita sudah tidak ada. Artinya, kita dalam mengajar tentunya kita harus menyesuaikan dengan perubahan yang ada dan tetap berfokus pada tugas seorang guru (Mendidik dan Mengajar) karena pada hakikatnya kita tidak tahu amalan mana yang nantinya diterima. Barangkali kita dengan bekerja ikhlas dan mengerjakannya dengan penuh semangat untuk kemajuan negara nantinya dapat pahala tersendiri tanpa harus menyalahkan sini dan sana!!!... Lah, terus apa hubungannya dengan Judul Posting "Apa itu Quantum Learning?", tenang saja sobat pembaca, artikel ini akan berlanjut pada postingan selanjutnya, karna akan panjang pembahasan mengenai Quantum Learning itu sendiri.  
Comments


EmoticonEmoticon

Ads 970x90